Jumat, 15 April 2016

Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa

Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

"Tuanku Laras, dengarkan saya. Ada yang hendak saya katakan. Ada satu hal yang sangat saya takutkan ..." Tuanku Laras angkat kepalanya dari dada Chia Swie Kim. Tapi dua tangan kini turun memegang paha Si gadis. "Puti Mata Dewa, kekaSihku ... Katakan, hal apa yang kau takutkan?" "Tuanku Laras, ketahuilah, saya sudah tidak gadis lagi. Saya tidak perawan lagi..." Sepasang mata Tuanku Laras membeliak. Bulu hitam putih yang menutupi wajah berdiri meranggas. "Puti Mata Dewa, apa maksudmu? Bicara yang jelas." "Tuanku Laras, ketika berada di goa kediaman Datuk Marajo Sati, Datuk itu telah merampas kehormatan saya. Dia meniduri saya sampai berulang kali..." Habis berkata begitu Chia Swie Kim lalu menangis sesenggukan. Apa yang diucapkan Si gadis seperti gelegar petir terdengarnya di telinga Tuanku Laras. "Srett!" Tiba-tiba Tuanku Laras cabut pedang Al Kausar.



BUKIT Batu Patah di Gudam, ranah Minangkabau, malam bulan sabit hari ke tiga. Kawasan yang selama ini diselimuti kesunyian dan dipalut kegelapan di malam hari, kini keadaannya sangat berbeda. Dua buah obor tiba-tiba melayang di udara. Entah Siapa yang melemparkan. Hebatnya, dua obor itu kemudian menukik ke tanah
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #170 : Kupu-Kupu Mata Dewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Selasa, 12 April 2016

Mengapa Saya?

Mengapa Saya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Arthur Ashe adalah petenis hitam dari amerika yg pertama kali merebut gelar grandslam. Gelar yg di menangkan US open( 1968), Australia open (1970) dan wimbledon (1975).

Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yg mengharuskannya menjalani operasi by pass.

Setelah 2 kali operasi, bukannya sembuh ia malah harus mengalami kenyataan pahit, terinfeksi Virus HIV melalui tranfusi darah yg ia terima.

Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, "Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?"

Arthur menjawab: "Di dunia ini ada 50 juta anak yg ingin bermain tenis, diantaranya:

* 5 juta orang yg bisa belajar bermain tenis

* 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional

* 50 ribu orang datang ke arena untuk bertanding

* 5000 orang mencapai turnamen Grand Slam

* 50 orang berhasil sampai ke Wimbledon

* 4 orang di semifinal

* 2 orang di final

Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon,saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yg menjadi juara?"

Jadi ketika saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan "Mengapa saya?".

Sadar atau tidak,kerap kali kita merasa hanya pantas menerima hal hal baik dalam hidup
... baca selengkapnya di Mengapa Saya? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 10 Oktober 2009

Pasar Angso Duo yang Kumuh.

Jambi--Seorang pedagang sayuran membuang begitu saja sampah yang dipanggulnya ke bibir pantai, seakan melemparkan ke tempat pembuangan sampah pagi menjelang fajar Minggu (11/10). Sementara di bibir dan sebagian dasar sungai sudah dipenuhi sampah organik dan anorganik, lengkap dengan bau busuknya yang menyengat. tentu saja aksi pedagang tadi merupakan aksi bersama sebagian besar pedagang kebutuhan keluarga pasar pagi Angsoduo.

Kondisi ini melengkapi kesemrawutan pasar Angsoduo, mulai dari penataan pasar yang tidak teratur, dilengkapi dengan kemacetan yang tidak seharusnya terjadi. Gerobak-gerobak ditempatkan begitu saja di badan jalan, sehingga kendaraan roda dua dan empat yang melintasi jalan di pasar itu harus pandai=pandai mencari jalan agar terhindar dari goresan gerobak yang diparkir.

Padahal seharusnya pemerintah bisa melakukan penertiban agar jalan yang berasal dari arah Mesji Seribu-Tiang yang memiliki dua jalur salah satu jalurnya dibebaskan dari berbagai material dan gerobak pedagang, sehingga bisa digunakan oleh pengguna jalan dengan lebih nyaman dan tertib. Tidak malah menjadi pangkal kemacetan dan kesemrawutan oleh ulah pemilik gerobak dan pedagang yang menggunakan badan jalan seenaknya. Karena untuk kegiatan pasar sudah tersedia salah satu jalur di sebelah kiri.

Demikian juga dengan sampah yang menumpuk di salah satu anak suangai Batang hari yang tepat berada di bawah kegiatan pasar pagi Angso Duo bisa ditertibkan dengan membangun tempat pembuangan sampah (TpS) di beberapa tempat strategis, untuk kemudian diangkut lebih jauh ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan demikian sungai bisa terbebas dari beban sampah atau material lain yang mengotori dan pada giliranya akan membahayakan lingkungan.

Selasa, 18 Agustus 2009

Nyasar di Pasar Subuh

Jambi- Makin lama jalanan makin sempit dipenuhi meja pedagang sayurmayur. M, aitsubishi pikap bak terbuka yang kubuntuti nyaris tak bergerak. Sepede motor penuh sayuran, gerobak dorong penuh muatan dan jeriken kumal entah apa sisinya, erta pejalan kaki yang membawa barang belanjaan mengepung dari depan, belakang serta kedua sisi kendaraan. Dengan msin mobil masih menyala, akupun tak dapat memajukan atau memundurkan mobil--terjebak di paasar subauh kota Jambi.